6 Kebiasaan Makan Wanita Jepang Yang Membuat Mereka Tetap Langsing

Wanita Jepang sering kali dianggap sebagai wanita yang paling cantik dan elegan di dunia. Wanita Jepang dengan usia 30 tahun tampak seperti wanita dengan usia 18 tahun, pada usia 40 tahun mereka tampak seperti usia 25 tahun, dan sebagian orang juga percaya bahwa wanita Jepang memiliki usia yang lebih panjang bila dibandingkan dengan yang lainnya.

Dibalik kecantikan wanita Jepang tersebut, ternyata mereka menyimpan atau memiliki rahasia pada pola hidup mereka yang membuatnya terlihat awet muda.

Dilansir dari situs brightside.me, berikut ini adalah 6 rahasia kebiasaan makan para wanita Jepang yang membuat mereka terlihat awet muda :

1. Pola Makan Yang Sehat Dan Seimbang

1.	Pola Makan Yang Sehat Dan Seimbang

Banyak diantara kita menganggap bahwa orang Jepang hanya memakan sushi, tetapi pada kenyataannya mereka juga memakan makanan yang beragam, seperti contohnya : ikan, rumput laut, sayuran, kedelai, beras, buah, dan teh hijau. Rahasia diet mereka adalah dengan pola makan yang sehat dan seimbang, dan menghindari makanan yang berkalori tinggi dan junkfood.

Selain itu cuaca juga merupakan faktor yang mempengaruhi apa yang mereka makan. Pada musim dingin mereka lebih suka makanan daging, ikan, dan minuman panas dan sup. Sedangkan pada musim panas mereka lebih suka makanan sup dingin, makanan laut, ramen, dan salad.

2. Cara Memasak

2.	Cara Memasak

Wanita Jepang pada umumnya lebih memilih memasak makanan mereka dengan cara merebus, memanggang, mengukus, atau menggorengnnya dalam sebuah panci khusus dengan minyak yang sangat minim. Keuntungan dari metode tersebut adalah bahwa makanan akan tetap mengandung gizi yang baik.

Wanita Jepang juga sangat berhati-hati dalam hal memilih rempah-rempah, mereka berusaha untuk menjaga apa yang mereka makan tetap ringan tanpa beban berlebih pada perut, hati, dan ginjal.

3. Budaya Makan

3.	Budaya Makan

Di Jepang, makan juga merupakan sebuah sebuah ritual. Mereka makan secara perlahan, dengan potongan kecil, porsi dan piring yang kecil.

Mereka berusaha untuk menjaga rasa alami dan penampilan pada makanan, sehingga mereka jarang sekali menghias makanan mereka. Menurut mereka masakan yang berbeda yang ditaruh dalam piring yang sama bukanlah sesuatuyang baik, karena setiap makanan harus memiliki tempat tersendiri. Hal inilah yang membuat mereka tidak akan mengambil banyak porsi untuk dimakan.

4. Nasi Bukan Roti

4.	Nasi Bukan Roti

Beras merupakan bagian penting dari setiap makanan, mereka memasaknya tanpa campuran garam atau mentega. 

Tidak adanya makanan bertepung akan membantu menjaga tubuh mereka tetap langsing.

5. Sarapan Adalah Hal Yang Paling Penting Setiap Harinya

5.	Sarapan Adalah Hal Yang Paling Penting Setiap Harinya

Di Jepang, sarapan adalah suatu hal yang sangat penting. Menurut mereka waktu sarapan adalah waktu makan yang menyajikan menu paling lengkap dalam sehari, biasanya seperti : ikan, nasi, telur dadar, sup miso, hidangan kedelai hijau, rumput laut, dan teh.

6. Tidak Ada Makanan Pencuci Mulat Yang Rasanya Manis

6.	Tidak Ada Makanan Pencuci Mulat Yang Rasanya Manis

Di Jepang, makanan penutup adalah sebuah kesempatan langka, dan jika ada, pastinya hanya sedikit. Orang Jepang memiliki selera yang berbeda dengan kita, mereka tidak terlalu menyukai makanan manis layaknya kita, disana jarang ada cakes ataupun buttercream. Bahkan mereka membuat es krim dengan berbahan beras (mochi).

Makanan penutup di Jepang pada umumnya sangat rendah lemak, rendah gula, dan sangat berbeda dengan selera orang Barat.

Give Your Opinion

Related Articles