Ditemukan Hewan Mirip Cacing Yang Hinggap Di Kapal Nelayan, Penasaran ?

Hewan yang berbentuk aneh mirip cacing ini ternyata lebih unik dari perkiraan. selain fisik yang aneh, hewan ini juga memiliki organ yang tidak biasa. para ilmuan pun dibuat bingung oleh hewan yang mirip cacing dan teripang ini.

Maxnyoos.com - Cacing kapal merupakan salah satu mahkluk yang sangat unik. Meskipun sudah dikenali secara umum, namun banyak ilmuan yang menjumpai hewan ini dalam keadaan mati di lingkungan habitatnya.

Kemudian, tidak seperti kerang atau cacing yang berada di kapal yang mayoritas memakan kayu, remis yang diyakini juga hidup di wilayah Indonesia ini ternyata  memakan  gas!.

Hewan unik ini tak perlu mencari mangsa sebab hanya dengan berenang saja sudah mendapatkan sumber makan.

Uniknya lagi, mulut serta saluran pencernaan hewan ini tergolong  kecil hingga nyaris tidak pernah digunakan. namun,hewan ini memiliki insang yang luar biasa besar, hingga melampaui ingsang hewan yang masih menjadi satu kerabat dengan hewan unik ini.

Daniel beserta rekan  timnya meneliti insang besar tersebut dan menemukan fakta yang sukup menakjupkan. Organ itu ternyata  dipenuhi oleh ribuan bakteri pemakan hidrogen suldifa.

Temuan bakteri pemakan hidrogen sulfida itu membuktikan adanya simbiosis yang memungkinkan bakteri mendapatkan tempat hidup dan K polythalamia mendapatkan nutrisi.

Daniel L Dustel dari Northeastern University tertarik dengan mahkluk unik ini sehingga dia memutuskan untuk pergi ke Filipina untuk meneliti hewan ini lebih lanjut. 

Dengan perlengkapan yang ada, dia mencari informasi dari para ilmuan lokal tentang lokasi habitat dari hewan yang memiliki ukuran yang tak lazim tersebut.  Dari perbincangan tersebut akhirnya Daniel menemukan lokasi habitatcacing kapal di pedalaman Mindanao Filipina.

Melalui  publikasinya di Proceedings of the National Academy of Sciences  (17/4/2017), ia mengatakan bahwa cacing kapal itu lebih aneh dari perkiraan selama ini.

meskipun berbentuk menyerupai cacing, makhluk itu sama sekali bukan termasuk dari keluarga cacing. Hewan ini terbukti masuk kedalam  golongan hewan lunak,yaitu sejenis hewan kerang.

Memiliki panjang sekitar 1,5 meter hewan ini mempunyai nama ilmiah Kuphus polythalamia termasuk sebagai remis terpanjang di dunia.

Dari temuan tersebut, dapat dikatakan bahwa Bakteri  mengubah hidrogen sulfida menjadi sulfat, yang merupakan bentuk senyawa yang bisa dimanfaatkan K polythalamia sebagai sumber energi.

Daniel menuturkan seperti yang dikutip oleh Newsweek hari senin lalu "Ini adalah salah satu bentuk evolusi konvergen (evolusi pada jenis yang jauh berbeda dan berlangsung mandiri untuk bisa menyesuaikan diri pada habitat tertentu.)" .

Apabila salah satu dari kalian menjumpai hewan aneh yang  mirip dengan hewan diatas, maka hewan tersebut ialah Kuphus polythalamia,

Give Your Opinion

Related Articles