Inilah Dampak Negatif Bagi Kesehatan Jika Langsung Tidur Setelah Sahur

Tak disangka ternyata kebiasaan negatif langsung tidur setelah sahur memiliki dampak kurang baik bagi kesehatan, sebagai mana artikel berikut yang mengulas dampak-dampak negatif langsung tidur setelah sahur.

MaxNyoos.com - Makan sahur merupakan salah  satu ibdah sunah di dalam berpuasa Ramadan. Makan sahur bertujuan untuk membuat kekuatan fisik untuk menjalankan ibadah puasa selama kurang lebih 14 jam atau seharian penuh dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari. Dianjurkan dan disarankan makan sahur di sepertiga penghujung malam.

Waktu sahur yang berada  di sepertiga  penghujung malam merupakan tantangan untuk melawan rasa kantuk dan malas menghinggapi. Tak jarang setelah sahur, kebanyakan orang akan melanjutkan tidurnya sebelum memulai semua kegiatan atau aktivitasnya. Padahal tidur setelah makan memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh  baik dalam jangka waktu pendek atau jangka waktu panjang. 

Baca Juga Nikmati Sahur Dengan 10 Menu Praktis Sehat Dan Enak Ini

Berikut ini dampak-dampak negatif tidur setelah sahur :

  • Penimbunan Lemak

Sebuah penelitian mengungkapkan, pada seseorang yang memiliki silsilah keturunan keluarga gemuk, kebiasaan langsung tidur setelah makan sahur mampu meningkatkan resiko mengalami kegemukan jauh lebih besar , sebesar 2x lipat. Terlebih lagi jika mengonsumsi makanan yang berlemak atau makanan yang di goreng. Hal ini bisa mengakibatkan gangguan kesehatan terlebih bagi  yang sedang dalam program diet dan ingin membentuk tubuh ideal.

Hal tersebut disebabkan karena saat tidur otomatis tubuh hanya membutuhkan sedikit energi, sehingga makannan di dalam tubuh tidak akan di manfaatkan sebagai kebutuhan melainkan akan lebih banyak lemak yang akan tertimbun. Akhirnya resiko mengalami kegemukan atau obesitas pun semakin besar.

Dari penelitian Jeremy Barnes, professor dari Saoutheast Missouri University pun menjelaskan pada saat tidur terjadi peningkatan level hormone grehlin, di mana dapat membuat lapar lebih besar ketika bangun. Jadi, berpuasa tak akan menurunkan berat badan bila pola tidur setelah sajur dan tidak mengatur menu atau pola hidup sehat.

  • Peningkatan Asam Lambung

Proses pencernaan makanan pastilah melibatkan makanan yang berada di dalam tubuh. Jadi setiap ada makanan yang masuk ke dalam tubuh, maka asam lambung pun meningkat. Bila mana makanan tidak tergiling atau tercerna dengan sempurna, maka asam lambung dapat mengiritasi dinding lambung. Maka gejala nyeri di sekitar ulu hati atau perut kiri bagian atas. Bisa juga menimbulkan efek panas di dada. Oleh sebab itu maka harus berhati-hati bagi yang memiliki riwayat penyakit maag. Maka dari itu ada baiknya hindari kebiasaan tidur setelah sahur.

  • Refluks Asam Lambung Atau Gastroesophageal Reflux Deisase (GERD)

Refluks asam lambung terjadi dikarenakan katup antara perut dan kerngkongan tidak menutup secara sempurna. Hal tersebut biasanya terjadi dikarenakan disebabkan oleh pengaruh gravitasi  yaitu perubahan posisi. Posisi terlentang atau tidur dapat menyebabkan makanan yang belum dicerna dengan sempurna dapat berbalik dari lambung ke kerongkongan. Maka dari  itu makanan yang kembali dari lambung ke kerongkongan membawa serta asam lambung, sehingga keberadaan asam lambung di kerongkongan dapat menimbulkan iritasi, bahkan luka bila pola tersebut  terjadi terus menerus.

Rasa panas di dada,mual, sendawa, tanggorokan panas dan mulut terasa pahit adalah gejala-gejala yang menjukkan adanya refluks. Tentunya hal ini membuat rasa tidak nyaman selama menjelankan puasa serahian penuh. GERD dapat di cegah dan di tanggulangi dengan menunggu makanan tercena dengan sempurna, sebelum kita memutuskan untuk tidur.

  • Gangguan saluran pencernaan

Normalnya,  proses pengosongan lambung manusia atau pencernaan di lambung berlangsung  sekitar dua jam setelah makan. Namun posisi berbaring atau tidur dapat menghambat terjadinya proses pengosongan lambung tersebut. Jika hal ini terjadi terus menerus maka gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit dapat tejadi tergantung dari bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut atau yang lagi di cerna.

Oleh sebab itu sangat disarankan untuk menghindari maka kaya lemak, kaya gula dan kafein dalam menu sahur. Perbanyaklah memakan buah-buahan dan sayur-sayuran agar prose pencernaan menjadi lancer.


  • Storke

Stroke merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang ditakuti oleh bayak orang. Stroke sendiri terbagi menjadi 2 yaitu stroke penyumbatan dan stroke perdarahan. Jenis sroke yang berhubungan dengan kibiasaan kurang baik tidaur setelah makan adalah stoke penyumbatan. Alasannya cukup jelas, bahwa  saat tidur maka aliran darah ke otak harus tetap terjaga sesuai kebuthan tubuh. Apabila lambaung juga sedang menjalankan kegiatan yaitu menggiling atau mencerna makanan,maka suplai aliran darah ke otak menjai terbagi.

Dalam jangka panjang dan waktu lama, bila kebiasaan ini terus dilakukan, maka otak dapat kekurangan oksigen di kerenakan penyumbatan dan bisa menyebabkan stroke. Karena hal itu, hindari kebiasaan langsung tidur setelah makan, terlebih setelah makan sahur untuk puasa.

Bahayanya tidur setelah sahur ini tidak dapat diremehkan dan dipandang sebelah mata. Jadi, jangan jadi kebiasaan dan pola hidup yang tidak baik karena dapat merugikan kesehatan. Lebih baik lakukan lah hal-hal yang bermanfaat setelah makan sahur semisal mengaji, membaca, dan berzikir agar lebih banyak mendapat  pahala.    

Give Your Opinion

Related Articles