Jaga Kesehatan Anda Dengan Mencukupi Kebutuhan Serat Dalam Tubuh!

Serat yang biasanya terdapat dalam sayuran, buah, serelia utuh dan kacang-kacangan selama ini identik sebagai pencegah konstipasi. Tetapi, makanan ini juga memiliki manfaat yang luas, mencegah penyakit kronik, menyehatkan kulit, serta menjaga berat badan juga loh.

MaxNyoos.com – Mungkin Anda sudah sangat sering mendengarkan saran untuk rutin mengonsumsi serat supaya sehat. Namun, apakah Anda mengetahui kandungan apa yang terdapat dalam serat ?

Serat yang biasanya terdapat dalam sayuran, buah, serelia utuh dan kacang-kacangan selama ini identik sebagai pencegah konstipasi. Tetapi, makanan ini juga memiliki manfaat yang luas, mencegah penyakit kronik, menyehatkan kulit, serta menjaga berat badan juga loh.

Menurut keterangan dr.Rida Noor, yang merupakan Spesialis Gizi Klinik, buah-buahan dan sayur-sayuran penting untuk dikonsumsi setiap hari, paling tidak lima porsi per hari. "Bukan hanya sebagai sumber vitamin dan mineral, melainkan juga sumber serat,".

Rida juga menjelaskan, bahwa serat sangat diperlukan bagi saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga ke usus.

"Serat perlu dikunyah dengan cermat. Saat proses mengunyah ini yang merangsang keluarnya enzim-enzim pencernaan. Di usus, serat ini membantu mengikat kolesterol dan zat-zat yang tidak diinginkan dan mengeluarkannya dari tubuh bersamaan dengan ampas makanan," papar dokter ini.

Tidak hanya itu, vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah dan sayuran juga mengandung antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.

"Vitamin A dan C dalam buah dan sayur juga bisa merangsang produksi kolagen, yang dapat menjaga elastisitas kulit," kata Rida.

Lima porsi Sehari

Secara umum jumlah serat yang kita komsumsi setiap harinya sebanyak 400 gram, yang terdiri dari 150 gram buah dan 250 gram sayuran (atau setara dengan 2 porsi/2 gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan).

150 gram buah itu setara dengan 3 buah pisang ambin berukuran sedang, atau 3 buah jeruk ukuran sedang, dan 1 potong papaya berukuran sedang.

Baca Juga Terbukti! Ternyata Makanan Pedas Berguna Melancarkan Pencernaan dan Menyehatkan

Untuk masyarakat Indonesia, terutama balita dan anak usia sekolah sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 300-400 gram per harinya dan untuk remaja dan orang dewasa sebanyak 400-600 gram per harinya. Sebanyak 2/3 dari jumah anjuran komsumsi serat tersebut adalah sayuran.

Namun sayangnya, jumlah konsumsi serat orang Indonesia masih tergolong kurang. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, terdapat hanya 5 persen orang Indonesia yang secara rutin makan sayur dan buah setiap harinya.

"Kalau ada sayur dan buah baru dikonsumsi, tapi kalau tidak ada tidak dicari," kata Sakri Sab’atmaja, SKM, Msi selaku Kepala Subdit, Advokasi Kemitraan Kementerian Kesehatan RI, dalam acara yang sama.

Sakri menambahkan, menkonsumsi buah dan sayuran yang rendah dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit-penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke dan juga jantung.

"Penyakit tidak menular lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk pola makan yang kurang sayur dan buah itu," kata Sakri.

Untuk mencegah penyakit tidak menular, mulai usia dini bentuklah kebiasaan hidup sehat yang akan terus dibawa anak hingga dewasa. Selain memiliki pola makan yang sehat, ajar anak untuk rutin melakukan aktivitas fisik.

Give Your Opinion

Related Articles