Kampus STIMATA Integrasikan Sertifikasi Internasional ke Kurikulum SMK Kabupaten Malang

STIMATA Malang memenangkan dua hibah pengabdian pada masyarakat yang disediakan oleh Kemristek Dikti untuk tahun usulan 2017, dan tahun realisasi 2018.

Kampus IT STIMATA (STMIK Pradnya Paramita) Malang memenangkan dua hibah pengabdian pada masyarakat yang disediakan oleh Kemristek Dikti untuk tahun usulan 2017, dan tahun realisasi 2018. Salah satu hibah dimaksud adalah hibah Program Kemitraan Masyarakat (PkM) yang diketuai oleh Dr. Tubagus Mohammad Akhriza, S.Si., MMSI, MTA dengan dua anggotanya yaitu Samsul Arifin, S.Kom., MMSI, MTA dan Ali Syaifulloh, S.Kom.,MMSI, MTA, ACA.

PkM 2017 ini mengambil tema Pengembangan Kurikulum Berbasis Sertifikasi Internasional bagi SMK Kabupaten Malang, dimana dua SMK yang menjadi mitra PkM adalah SMK Riyadlul Qur’an Ngajum Kepanjen untuk jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan SMK Diponegoro Tumpang untuk jurusan Multi Media (MM)

Tim STIMATA Memberikan Sosialisasi Sertifikat MTA di SMK Diponegoro Tumpang

Kedua SMK tersebut menjadi model bagi pengembangan kurikulum sertifikasi internasional. Kurikulum sertifikasi internasional yang diintegrasikan ke dalam kurikulum jurusan RPL SMK Riyadlul Qur’an adalah adalah sertifikasi Microsoft Technology Associate (MTA) bidang Software development fundamental untuk materi Visual basic. Sedangkan untuk jurusan MM SMK Diponegoro kurikulum sertifikasi internasional yang integrasikan adalah sertifikasi Adobe Certified Associate (ACA) bidang video communication dengan Adobe Premiere.

Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan seluruhnya terkait dengan pengembangan kurikulum sertifikasi internasional yaitu pengembangan media pembelajaran dua bahasa (bilingual) Inggris-Indonesia baik untuk MTA maupun ACA, sosialisasi sertifikasi MTA dan ACA bagi siswa/I SMK dan dan try out ujian sertifikasi bagi para guru, serta ujian sertifikasi gratis bagi beberapa guru di SMK mitra. Kegiatan sosialisasi diselenggarakan juga dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa/I SMK atas tingginya tingkat persaingan pencarian kerja saat ini karena Indonesia telah masuk ke tatanan MEA.

Tim STIMATA Memberikan Sosialisasi Sertifikat MTA di SMK Riyadlul Qur’an

Motivasi Tim PkM STIMATA dalam mengusulkan kegiatan ini adalah tingginya persaingan dunia kerja saat ini yang perlu diantisipasi dengan cara mengubah tata nilai secara mendasar di SMK, yaitu meningkatkan mutu kurikulum dari kurikulum berbasis muatan local, menjadi muatan sertifikasi internasional. Sertikasi MTA dan ACA adalah pengakuan kompetensi yang dikeluarkan oleh industry, sehingga dimilikinya sertifikasi ini oleh para lulusan SMK diharapkan bisa meningkatkan daya saing mereka bahkan dalam skala global. Masalahnya, ujian sertifikasi internasional adalah berbahasa Inggris, dan tidak ada ujian susulan bagi mereka yang tidak lulus ujian sertifikasi ini; kondisi ini sering menyurutkan keberanian guru dan siswa untuk mengikutinya.

Melalui PkM ini, diharapkan tiap SMK memiliki kurikulum yang berbasis sertifikasi internasional, memiliki guru yang tersertifikasi internasional dan mengajarkan materi sertifikasi kepada para siswa, dan DVD media pembelajaran bilingual yang membantu memahami materi ujian sertifikasi internasional. Dampak yang diharapkan adalah makin banyaknya lulusan SMK yang memiliki sertifikasi original dari Microsoft dan Adobe. Selain itu, mereka yang lulus ujian berhak untuk menyematkan gelar MTA atau ACA di belakang nama mereka, yang tentunya akan meningkatkan gengsi dari siswa yang bersangkutan.

Give Your Opinion

Related Articles