Memiliki Cinta Sejati Lebih Membuat Bahagia Di Banding Naik Gaji

Bahagia dengan cinta sejati meskipun tak kaya. Tentunya hal ini berbeda dengan istilah hidup cuma makan cinta yang sudah sering diketahui orang banyak, karena penelitian ini bermaksud memberi tahu jika memiliki cinta sejati adalah hal yang sangat bahagia.

MaxNyoos.com - Seorang penulis novel kenamaan asal Inggris, yang bernama Jane Austen, pernah menulis bahwa memiliki pasangan yang baik adalah hak setiap orang. Hasil karya tulisan romantis khas Austen telah dipublikasikan bertahun-tahun lalu dan bisa dibilang, telah terbukti hingga hari ini. Karena, hal yang membahagiakan adalah dengan memiliki pasangan yang tepat lebih daripada bahagia atas kenaikan gaji. Apasih arti cinta sejati itu?

Menurut peneliti, menemukan cinta sejati adalah kunci hidup bahagia.

Studi dilakukan oleh para peneliti dari London School of Economics terhadap 200.000 orang dari berbagai latar belakang negara, usia, pekerjaan dan pendapatan. Peneliti-peneliti tersebut ingin mengamati faktor apa sih yang membuat manusia merasa bahagia seutuhnya.

Dari penelitian disimpulkan, naik gaji dua kali lipat meningkatkan kebahagiaan pada angka di bawah 0,2 poin dari skala 1 sampai 10. Sedangkan, mempunyai pasangan dan menemukan cinta sejati di dalam suatu hubungan, meningkatkan kebahagiaan hingga 0,6 poin. "Tidak ada orang yang tidak mau memiliki perasaan dibutuhkan oleh orang lain dan memiliki hubungan yang bermakna," ujar para peneliti.

Kehilangan pasangan, faktor yang membuat hidup seseorang jatuh dan lemah.

Sebaliknya, kehilangan pasangan punya dampak yang begitu besar dalam hidup seseorang. Sesuai dengan faktor penentu kebahagiaan, kehilangan pasangan punya dampak yang begitu besar dalam kebahagiaan seseorang. Sama dengan dampak saat seseorang kehilangan pekerjaannya. Merasa tidak mampu dan lemah menghadapi hidup, membayangi kedua alasan ini.

Kebahagiaan sangat dipengaruhi oleh etos masyarakat sekitar.

Kebahagiaan, secara umum sangat dipengaruhi oleh etos masyarakat yang mempengaruhi semua orang di dalamnya. Contohnya saja, tingkat kebahagiaan yang tinggi dalam suatu masyarakat adalah dimana orang-orang saling percaya dan memberikan kebebasan pada hidup masing-masing orang. Keduanya sangatlah berkaitan karena tidak ada kebahagiaan dalam sebuah negara yang totaliter.Richard Layard, penulis laporan tersebut mengatakan, "Bukti menunjukkan bahwa yang paling penting dalam kebahagiaan dan kesengsaraan hidup adalah yang berhubungan dengan jalinan sosial, kesehatan mental dan fisik."

Penelitian ini seolah ingin membukakan mata masyarakat modern, bahwa saat ini kebutuhan telah bergeser. Jika pada masa yang dulu sebuah negara dikatakan sukses saat berhasil mengentaskan kemiskinan, saat ini negara dan masyarakatnya mampu menciptakan kesejahteraan, bukan sekedar kekayaan. Bagaimana pendapatmu?

Give Your Opinion

Related Articles