Nabi Muhammad, Ternyata Konseptor Konservasi Alam Jempolan !

Nabi Muhammad, ternyata selain Nabi juga seorang ' aktivis' lingkungan hidup. Dia konseptor konservasi alam jempolan.

MaxNyoos.com - Bagi umat Islam, Muhammad adalah Nabi pamungkas. Utusan Allah paling akhir. Ia jadi teladan utama. Sikap serta perilakunya selalu dijadikan contoh, bagaimana seorang umat mesti bersikap. Rujukannya selalu pada Nabi Muhammad. 

Lewat hadist, umat Islam meneladani sikap, ucapan dan perbuatan Nabi. Hadist bisa dikatakan tuntunan lain selain dari Al Qur'an, kitab suci kaum muslimin. Lewat hadist, umat Islam bisa mencontoh kehidupan Nabi. 

Ternyata, Nabi Muhammad, bukan sekedar pembawa ajaran Ilahi. Dia sosok yang komplet. Dia seorang Nabi, manusia yang disucikan. Tapi dia juga pemimpin yang bijak, dan panglima perang jempolan. Tidak hanya itu, Nabi Muhammad juga seorang ' aktivis' lingkungan hidup. Dia konseptor konservasi alam. 

Salah satu bukti Nabi Muhammad juga seotabg 'aktivis lingkungan' adalah konsep harim. Harim merupakan konsep pelestarian lingkungan yang digagas Rasullullah. Pada masa kepemimpinan beliau, konsep ini diterapkan. Di era Nabi, sisi kiri dan kanan sungai, seluas setengah badan sungai harus bebas dari budidaya buatan manusia. Tujuannya agar tidak tercipta kerusakan alam, misalnya erosi. Juga untuk mencegah banjir.

Dikisahkan di era Nabi, harim ditetapkan sebagai kawasan untuk melindungi sumber air. Kawasan harim bisa dirawat oleh individu atau kelompok, tapi tak boleh dikuasai atau dimiliki. 

Kata harim sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya suatu hal yang sangat pribadi, sangat dihormati, dan sangat dimuliakan. Dan tak hanya konsep harim yang dibumikan Rasulullah. Tapi juga konsep hima. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan HR Al Bukhari, dikatakan," Tidak ada hima, kecuali milik Allah dan Rasulnya."

Hima sendiri merupakan konsep atu bentuk ikhtiar untuk melindungi kehidupan liar dengan cara menyediakan habitat asli mereka. Mungkin kalau di zaman modern seperti sekarang ini, konsep hima bentuk kongkritnya adalah berupa cagar alam, taman nasional atau hutan lindung. Jadi sejak zaman Nabi, konsep konservasi alam itu sudah dipikirkan matang-matang. 

Bahkan mencintai lingkungan dalam pandangan ajaran agama Islam, adalah bagian dari ibadah kepada Allah. Jadi agama Islam, tak sekedar bicara akherat semata. Namun memuat ajaran yang mencakup semua aspek, termasuk aspek mencintai lingkungan hidup. Dan itu di ajarkan Nabi, tak sekedar lewat ucapan. Namun juga melalui tindakan konkrit dengan wujudnya hima dan harim. 

Dikisahkan, suatu waktu kanjeng Rasulullah Muhammad SAW, mendaki sebuah gunung di daerah Al Naqi. Wilayah Al Naqi sendiri tak jauh dari kota Madinah. Ketika sudah sampai di puncak, lantas Rasulullah berhenti. Lalu beliau  menunjuk ke lembah dan berkata," Ini adalah tempat lahan yang aku lindungi."

Maka umat Islam sebagai pengikutnya, wajib meneladani apa yang Rasullullah telah gariskan. Dan salah satu warisannya adalah cinta terhadap lingkungan. Cinta yang bukan sekedar slogan, tapi juga lewat aksi nyata. Lewat perbuatan. Bukan kata-kata. 

Give Your Opinion

Related Articles