Para Pria, Ketahui Bahaya Dibalik Mengonsumsi Obat Pembersar Alat Vital

Banyak pria beranggapan ukuran alat vital sangat penting. Karena itu agar menjadi percaya diri di depan pasangan, banyak pria akhirnya memilih untuk mengonsumsi obat-obatan, ataupun jamu untuk menambah ukuran alat vital.

MaxNyoos.com – Banyak pria beranggapan ukuran alat vital sangat penting. Karena itu agar menjadi percaya diri di depan pasangan, banyak pria akhirnya memilih untuk mengonsumsi obat-obatan, ataupun jamu untuk menambah ukuran alat vital. Tapi jika sembarangan mengonsumsi obat ini, justru dapat menyebabkan banyak penyakit  yang bersarang pada tubuh.

Baru-baru ini Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya menyita obat pembesar alat vital illegal bermerek Big Penis. Dalam obat ini terdapat kandungan yang diyakini sama dengan kandungan obat dan jamu kuat kebanyakannya, yaitu seldenafil sidrat.

Tidak hanya menyita obat-obatan, BPOM Surabaya juga menyita jamu tradisional bermerek King Power, yang disinyalir mampu membangkitkan kejantanan pria.

Baca Juga Viral ! Ini Pesta Seks Ter-Gila di Dunia, Diikuti Oleh 250 Pasangan

Kepala Seksi Penyidikan BPOM Surabya , Siti Amanah menjelaskan, seldenafil sidrat sebenarnya terdapat juga pada Viagra, obat kuat yang dilegalkan. Selain karena izin yang illegal, kedua obat kuat yang disita ini juga memiliki takaran dosis sildenafil yang dinilai tidak terkontrol, sehingga dapat berpotensi merusak kesehatan para konsumen.

Mengonsumsi obat kuat yang mengandung seldenafil lebih dari dosis bisa menyebabkan pembuluh darah bertumpu di area vital pria. Dan karena itu lata vital pria menjadi besar dan tegang dalam waktu lama.

"Tetapi, kan, tidak terkontrol berapa dosis sildenafilnya," kata Siti di sela Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal di kantor BPOM Surabaya, Jawa Timur, Rabu 4 Oktober 2017.

Hal yang perlu diperhatikan, terang Siti, ialah efek samping dari konsumsi obat-obatan intim tersebut. "Nanti kenanya ke pencernaan, ginjal, bahkan bisa ke jantung," katanya.

Hal ini dapat terjadi karena dosis seldenafil yang terkandung dalam obat-obatan illegal ini melebihi rekomendasi dokter.

BPOM Surabaya sedang gencar melakukan razia obat-obatan bersama dengan instansi terkait lainnya. Di acara Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal, juga dimusnahkan banyak jenis obat lainnya seperti produk kecantikan yang juga mengandung zat berbahaya.

Give Your Opinion

Related Articles