Ternyata Susu Tidak Selamanya Baik Untuk Kesehatan. Inilah Mengapa Kamu Harus Berhenti Minum Susu?

Susu disebut-sebut sebagai makanan sehat dan bagian penting dari makanan , tapi apakah susu benar-benar sehat seperti yang kita ketahui?

MaxNyoos.com - Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menakut-nakutimu, ada baiknya untuk menyadari hal-hal yang ternyata tidak sehebat yang kita percayai. Inilah beberapa kemungkinan efek samping yang terkait dengan mengkonsumsi susu hewani.

1. Risiko kanker prostat

1. Risiko kanker prostat

Studi di American Journal of Clinical Nutrition (Edisi 2009) telah menunjukkan bahwa asupan susu yang  tinggi meningkatkan risiko kanker prostat. Hal ini terutama berlaku untuk pria yang rutin minum lebih dari dua porsi susu per hari. Sebaliknya, kanker cenderung tidak berkembang pada mereka yang mengikuti diet tanpa susu.

2. Risiko kanker ovarium

2. Risiko kanker ovarium

Studi di jurnal nutrisi yang sama menunjukkan bahwa asupan susu yang lebih tinggi meningkatkan risiko kanker ovarium. Wanita yang minum empat atau lebih porsi susu per hari lebih berisiko daripada wanita yang minum dua porsi atau kurang setiap hari.

Hormon yang ditemukan dalam susu merupakan pengaruh besar untuk risiko ini. Sapi perlu hamil sehingga bisa menghasilkan susu, dan hamil berarti kadar hormon lebih tinggi. Mereka juga memiliki hormon sintetis yang disuntikkan oleh petani untuk menghasilkan lebih banyak susu.

3. Multiple Sclerosis

3. Multiple Sclerosis

Orang yang tinggal di negara-negara yang mengkonsumsi banyak produk susu memiliki risiko lebih tinggi terkena multiple sclerosis. Hasil ini didasarkan pada penelitian global tahun 1992 yang berjudul  'Korelasi antara konsumsi susu dan produk susu dan prevalensi multiple sclerosis.'

4. Tingkat kolesterol

4. Tingkat kolesterol

Dalam beberapa eksperimen hewan dan manusia intervensi, protein yang ada dalam susu meningkatkan kadar kolesterol pada manusia dan hewan. Hasil percobaan hewan dipublikasikan di Journal of Nutrition (edisi 1995) dan percobaan manusia dipublikasikan di Journal of American College of Nutrition (edisi 2007).

Satu porsi susu bisa mengandung 24 mg kolesterol, jadi bayangkan jika kamu  minum banyak susu. Seperti kita ketahui, kolesterol tinggi tidak baik untuk tubuh, dan bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan sirkulasi darah yang buruk.

5. Jerawat

5. Jerawat

Sebuah studi tahun 2009 yang berjudul 'Diet and Acne' menunjukkan bahwa asupan susu yang lebih tinggi terkait dengan jerawat karena hormon yang ditemukan dalam susu.

Baca Juga

Minuman Ini Dapat Meringankan Batuk Dengan Cepat

6. Alergi susu

6. Alergi susu

Studi 2007 'The Prevalence of Food Alergi: sebuah meta-analisis' juga menunjukkan bahwa susu dianggap sebagai alergen makanan yang paling umum di dunia.

Alergi susu, yang paling sering terjadi pada anak kecil, ditandai dengan reaksi yang kuat dan berbahaya, seperti muntah atau anafilaksis. Anafilaksis adalah reaksi alergi akut terhadap antigen (seperti sengatan lebah) dimana tubuh menjadi hipersensitif.

7. Intoleransi laktosa

7. Intoleransi laktosa

Susu sapi mengandung gula yang disebut laktosa. Bagi kebanyakan orang, gula ini tidak mudah dicerna dan kesulitan mencernanya bisa menimbulkan gejala seperti: mual, kram, gas, kembung atau diare. Gejala ini cenderung memburuk seiring berjalannya waktu

Give Your Opinion

Related Articles